Senin, 24 Agustus 2020

PERHUTANAN SOSIAL

 

PROGRAM PERHUTANAN SOSIAL

Pendahuluan
Dasar Hukum

Program Perhutanan Sosial telah diatur dalam Peraturan Menteri

Lingkungan Hidup dan Kehutanan  No.83 Tahun 2016,selain itu

terdapat pula peraturan lain yang berkaitan dengan program ini,antara lain :

* Peraturan Menteri Kehutanan No.88 Tahun 2014 tentang Hutan Kemasyarakatan.

   * Peraturan Menteri Kehutanan No.89 Tahun 2014 tentang Hutan Desa.

* Peraturan Mahkamah Konstitusi No. 35 Tahun 2012 tentang

    Pengelolaan Hutan Adat yang dikembalikan kepada masyarakat adat dan hutan        

    Adat yang di kelola oleh masyarakat.

* Peratuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 39 Tahun 2017     Perhutanan social diwilayah kerja Perum Perhutani.


Pengertian Perhutanan Sosial

Perhutanan Sosil adalah Pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasana hutan negaga atau hutan hak/hutan adat oleh masyarakat sekitar hutan atau masyarkata hokum adat sbagai pelaku utama untuk kesejahteraan, keseimbangan lingkungan dan dinamika social budaya demi mewujudkan Hutan Desa,Hutan Kemasyarakatan, Hutan Rakyat,Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan

Latar Belakang Program Perhutanan Sosial

1.      Membuka akses seluas-luasnya kelola hutan bagi masyarakat.

2.      Transparasi pengelolaan sumberdaya hutan.

3.      Peningkatan pelayanan bagi masyarakat.

Perhutanan Sosial adalah :

Sistem pengelolaan hutan yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pola pemberdayaan dan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian.

* Peraturan Mahkamah Konstitusi No.35 Tahun 2012   tentang pengelolaan hutan adat yang dikembalikan kepada masyarakat adat dan hutan adat yang harus dilestarikan.

•      Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.39 Tahun 2017 tentang Perhutanan Sosial di wilayah kerja Perum Perhutani.

•      Pelaksanaan Program Perhutanan Sosial

           Program ini telah direncanakan pasca reformasi, akan tetapi kondisi        Indonesia pada tahun 1999 yang masih belum kondusif dan menjadi agenda yang terbengkelai.

 

Tujuan Program

•      Memberikan kesejahteraan pada masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, antara lain jangkauan masyarakat akibat akses infrastrukur yang belum merata.

      ˚   Akses legal masyarakat dalam mengelola hutan diharapkan menjadi bentuk

         Nyata dlama melindungi setiap warga Negara dan memberikan  

        Kesejahteraan bagi masyarakat.      

Pendampingan

Kementriaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan menggadeng beberapa pihak serta LSM, agar masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan potensi kawasan hutan, mengembangkan usaha serta pemasaran hasil usaha masyarakat.

Tujuan Perhutanan Sosial

•      Memberi pedoman akan pemberian hak pengelolaan,perizinan,kemitraan dan hutan adat

•      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui proses pemberdayaan dengan berpegang pada aspek kelestarian hutan.

•      Pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan melalui tiga pilar, yaitu lahan,kesempatan berusahah dan sumberdaya manusia.

Program Perhutanan Sosial merupakan perwujudan dari Nawacita yakni:

•      Ke-1, Negarahadir melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara Indonesia.

•      Ke-6, Meningkatkan produktifitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional.

•      Ke-7, Mewujudkan kemandirian ekonomi dan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.


Jumat, 26 Juni 2020

KONSERVASI TANAH DAN AIR


Pendahuluan



ž   Tanah dan Air merupakan sumber alam yang menyokong kehidupan berbagai makluk di bumi termasuk manusia.
ž   Kedua sumber alam tersebut mudah mengalami kerusakan atau degradasi. Kerusakan tanah bisa terjadi karena hilangnya unsur hara,penjenuhan tanah oleh air dan erosi. Apabila tanah mengalami kerusakan, ,maka sangat tidak produktif jika manfaatkan. Air juga rentan mengalami kerusakan,rusaknay air bisa berupa mengeringnya mata air dan menurunnya kualitas air. Penyebabnya adalah erosi dan masuknya limbah pertanian maupun industri.
Pengertian Konservasi Tanah dan Air. 
Konservasi Tanah adalah:
    Upaya yang dilakukan untuk mencegah kerusakan tanah yang disebabkan erosi dan memperbaiki tanah yang rusak yang disebabkan erosi.
Konservasi Air adalah :
    Penggunaan seefisien mungkin air hujan yang jatuh ke tanah untuk pertanian dan mengatur waktu aliran agar tidak terjadi  banjir  dan agar tersedia cukup air pada waktu musim kemarau.
SIFAT DAN FUNGSI TANAH
ž    Tanah adalah suatu benda alami heterogen yang terdiri atas fase padat,cair dan gas dan mempunyai sifat serta perilaku yang dinamik.
ž    Sebagai sumber daya alam, tanah mempunyai dua fungsi utama yaitu :
1.Sumber unsur hara bagi tumbuhan
2.Sebagai matrik tempat akar berjangkar.
Kedua fungsi tersebut dapat habis dan hilang disebabkan oleh kerusakan tanah.
DEGRADASI (KERUSAKAN) TANAH
Degradasi tanah di Indonesia yang paling dominan adalah erosi tanah. Proses ini telah berlangsung lama dan mengakibatkan kerusakan pada lahan-lahan pertanian. Degradasi lain adalah pencemaran kimiawi,kebakaran hutan,  aktifitas penambangan dan industri serta dalam arti luas termasuk juga konservasi lahan pertanian ke nonpertanian.

PENYEBAB DEGRADASI TANAH
Sejak berabad-abad jenis degradasi lahan yang terjadi diantaranya disebabkan oleh erosi air,angin,dan mekanis, degradasi secara kimiawi dan biologi.
Degradasi lahan yang disebabkan oleh manusia
   1.Pembersihan lahan seperti tebang habis dan deforestasi
   2.Hilangnya nutrisi tanah secara permanen akibat praktek pertanian yang kurang baik,
  3.Penggembalaan liar.
  4.Irigasi yang tidak baik dan pengambilan air tanah yang berlebih.
  5. Rebakan kotan dan pembangunan usaha komersial.
  6. Kontaminasi tanah.
  7. Pertambangan.
DAMPAK  DEGRADASI TANAH
·               Degradasi tanah tidak hanya berdapak buruk terhadap produktifitas lahan,tetapi juga mangakibatkan kerusakan atau gangguan fungsi lahan pertanian.
·               Kerusakan atau gangguan produksi dan  mutu hasil pertanain .
          Erosi tanah oleh air menurunkan produtifitas secara nyata melalui penurunan kesuburan tanah,baik fisika, kimia, maupun biologi.
·               Kerusakan atau Gangguan Sumber Daya Air.
·               Erosi tanah bukan hanya berdampak terhadap daerah yang langsung terkena, tetapi juga daerah hilirnya, antara lain berupa pendangkalan dam-dam penyimpan cadangan air dan saluran irigasinya, pendangkalan sungai, dan pengendapan partikel-partikel tanah yang tererosi di daerah cekungan.
PENCEMARAN TANAH dan KEBAKARAN HUTAN
    Selain terdegradasi oleh erosi, lahan pertanian juga mengalami penurunan kualitas akibat penggunaan bahan agrokimia, yang meninggalkan residu zat kimia dalam tanah dan pada bagian tanaman seperti buah,daun dan umbi.
BANJIR , LONGSOR, dan KONVERSI LAHAN
     Degradasi lahan pertanian juga sering disebabkan oleh banjir dan longsor, yang membawa tanah dari puncak atau lereng ke bagian bawahnya.








   


Selasa, 26 Mei 2020

BERDAYAKAN EKONOMI KEHUTANAN UNTUK KESEHATAN BERSAMA MELAWAN CORONA (COVID-19)


BERDAYAKAN EKONOMI KEHUTANAN UNTUK KESEHATAN BERSAMA MELAWAN CORONA    (COVID-19)

      Penyebaran virus corona atau COVID-19 di dunia,termasuk di Indonesia berdampak ke sejumlah sektor usaha. Namun, itu bukan berarti produktifitas jadi kendur.Kondisi ini tentu akan berdampak pada usaha pariwisata dan perdagangan.Namun tidak dengan sektor kehutanan.Inovasi dan penggunaan teknologi bisa dimanfaatkan. Berbagai produk hasil hutan dapat meningkatkan daya tahan tubuh.Sesuai dengan semangat dalam menguatkan ekonomi lokal yang terdampak lesu akibat Pandemi COVID-19
Kondisi ini tidak hanya mendatangkan malapetaka di pasar, namun juga menyebabkan penurunan sinifikan dalam ekonomi umum.
#  Tapi bagaimana dengan sektor kehutanan
1.Harga pasar

    Ketika meningkatnya tingkat kepedulian, rekomendasi untuk jarak social,mengurangi perjalanan,menghindari keramaian, penutupan dan perlindungan lain untuk memperlambat penyebaran COVID-19,tetapi tidak untuk hasil hutan non kayu seperti madu,empon-empon, dan bahan rempah lainnya justru banyak diburu pedagang/perorangan untuk di racik minuman herbal untuk meningkatakan imun tubuh.
2. Rantai pasokan melambat dan kekurangan
    Karena logistic terganggu dan upaya –upaya untuk memperlambat penyebaran virus, berbagai sector sudah terkena dampaknya, seperti farmasi dan beberapa produk obat lainnya.
3.Kesehatan Petani
   Petani adalah populasi yang relatif lebih tua,di banding populasi pekerja lainnya. Para pelaku ini menunjukan usia rata-rata hampir 50 Tahun dan memiliki tingkat resiko terserang virus. Dengan mengkonsumsi madu /wedang rempah  untuk menjaga kesehatan tetap fiit.
    Peralatan pelindung diri untuk menjada kesehatan  para pekerja. Sarung tangan dan masker sangat diperlukan untuk menangani butiran debu akibat dari kondisi panen musim kemarau.
4. Gangguan lain
     Populasi yang jarang dan perjalanan yang lebih jarang dapat memberikan jarak social yang alami bagi petani dan masyarakat pedesaan,tetapi ada tantangan yang mungkin di hadapi oleh para penduduk pedesaan.
Banyaknya tempak berkumpul seperti sekolah,acara pertemuan  ditutup dan di suruh menghentikan  rutinitas dan acar normal.
Sebagai gantinya siswa sekolah dan layanan lainnya di ajarkan secara Online. Ini sulit bagi penduduk pedesaan karena layanan internet yang kurang.
      Pada akhirnya melalui komuniksi informasi motivasi dan edukasi , artinya bagaimana kita mampu memotivasi atau mengajak masyarakat untuk turut terlibat dan berpartisipasi  social ditengah pandemi  COVID-19
       Bagaimana melalui informasi masyarakat menjadi tau,untuk selanjutnya melalui komunikasi masyarakat mau dan pada tahapan lebih tinggi melalui motivasi  masyarakat bisa bersama pemerintah menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.





Senin, 27 April 2020

MENGENAL PENYAKIT KARAT PURU PADA TANAMAN SENGON



PENDAHULUAN
     ·      Penyakit karat puru merupakan salah satu penyakit pada tanaman sengon yang menyerang tanaman pada semua umur.
    ·      Penyebaran penyakit ini sangat cepat, penyakit ini dapat menyerang sengon mulai dari persemaian sampai lapangan.
    ·      Kerusakan serius bila serangan terjadi pada tanaman muda ( umur 1-2 tahun ), karean titik serangan (gall) bisa terjadi di batang utama sehingga batang utama rusak/cacat dan tidak dapat menghasilkan kualitas batang yang baik.
DAERAH PENYEBARAN ENDEMIC
     -       Australia,New Caledonia, Papua Nugini (1984),
     -       Maluku (1988-1989)
     -       Afrika selatan (1992)
     -       Sabah (1993)
     -       Philipina (1997)
     -       Timor Timur (mulai tahun 1998)
     -       Jawa ( mulai tahun 2003).Daerah endemic jawa adalah      Lumajang,Jember, Banyuwangi, Probolinggo, Malang, Wonosobo, Boyolali, Salatiga dan Wonogiri.
Penyebab penyakit karat puru : 
Penyebab penyakit karat puru pada sengon ialah jenis fungi (uromycladium tepperianum). Jenis fungi karat umumnya masuk dalam divisi Basidiomycotina, kelas Urediniomycetes, ordo Uredinales, Famili Pileolariaceae.
Seperti pathogen karat yang lain maka Uromycladium juga bersifat parasit obligat yang hanya dapat hidup apabila memarasit jaringan hidup. PadaUtepperianum, Spora yang memegang peran penting dalam pembiakan dan pemencarannya adalah teliospora yang dibentuk dalam jumlah besar. Teliospora mempunyai bentuk spesifik yaitu mempunyai struktur yang berjalur ( berabung abung seperti payung ), bergerigi dan setiap satu tangkai terdiri dari tiga teliospora. Ukuran Teliospora yaitu lebar berkisar antara 13-18 um dan panjang 17-26 um .
Fungsi karat ini hanya memerlukan satu inang saja yaitu tanaman sengon.
       Penularan penyakit dapat terjadi melalui penyebaran teliospora denga bantuan air (embun), angin,serangga dan manusia.
GEJALA :
    ·      Serangan karat puru ditandai dengan terjadinya pembengkakan (gall) pada ranting/cabang, pucuk-pucuk anting, tangkai daun dan helai daun.
    ·      Puru yang masih muda berwarna hijau kecoklatan.
    ·      Puru yang tua berwarna coklat kemerah-merahan sampai hitam, dan biasanya puru sudah keropos dan berlubang.

PENCEGAHAN :
1.   Penggunaan benih yang telah disertifikat.
2.   Cara Imunisasi pada benih sebelum semai yaitu dengan cara merendam benih pada larutan Fungisida sebelum semai.
3.   Pengaturan jarak tanam yang lebih longgar agar sinar matahari lebih banyak masuk ke areal kebun sehingga kelembaban dapat dikurangi.
4.   Penggunaan bibit berkualitas dari daerah setempat.
5.   Monitoring gejala penyakit karat puru harus dilakukan secara teratur sejak dini.
PENGENDALIAN :
Upaya pengendalian tanaman yang telah terserang penyakit karat puru adalah menghilangkan gall dan bagian tanaman yang terserang sedini mungkin, sebelun gall membersar dan berwarna coklat.
    -       Cara kimiawi :
1.   Spirtus : Bagian tanaman yang terserang dibersihkan dengan cara mengelupas gall tersebut dai batang/cabang/ pucuk. Selanjutnya badgian tersebut disemprot/ diolesi dengan spirtus
2.   Larutan/bubur garam : 5 kg kapur + 0,5 kg garam + 5-10 liter air diaduk-aduk sampai rata. Bagian tanaman yang terserang dibersihkan dari gallnya, kemudian dismprot/dioles dengan larutan/ bubur garam.
3   Larutkan/ bubur belerang : 1 kg kapur +  1 kg belerang + air 10-20 liter diaduk-aduk sampai rata. Bagian tanaman yang terserang dibersihkan dari gallnya, kemudian bagian tersebut disemprot/ dioles larutan/ bubur belerang.
     -       Cara mekanik :
Memotong pucuk, cabang ranting yang ditumbuhi gall.
Untuk serangan karat puru  di persemaian : yang menunjukan gejalaserangan harus segera dicabut kemudiandi kubur.
PENUTUP
Perlindungan tanaman hutan sebaiknya dilakukan pada saat tanaman masih dalam bentuk benih (biji), bibit di persemaian atau di tanam sampai umur 3 tahun. Dan akan lebih baik apabila dilakukan upaya pencegahan sebelum serangan terjadi karena akan lebih efektif dan efisien biaya dan tenaga.  
                                          

Senin, 30 Maret 2020

Budidaya Lebah Klanceng ( Apis Trigona Sp )


Budidaya lebah klanceng adalah salah satu usaha kehutanan hasil hutan bukan kayu. Seiring dengan perkembangannya,konsumsi madu menjadi salah satu gaya hidup,karena madu memiliki manfaat yang sangat beragam. Madu juga dianggap sebagai obat yang mujarab untuk beberapa penyakit. Terkait  dengan perkembangan dunia, madu juga sebagai salah satu bahan alami yang mampu memberikan manfaat untuk kecantikan. Oleh sebab itu permintaan terhadap madu semakin banyak,hal inilah salah satu yang menciptakan peluang kebutuhan madu asli. Jika anda orang yang relative penakut dengan lebah bisa melirik ke usaha lebah klanceng.
Kondisi alam yang disukai lebah klanceng.
Lebah klanceng adalah lebah yang tidak mempunyai sengat atau entup.Wilayah hidupnya banyak di daerah tropis dan sutropis yang bersuhu rata-rat di bawah 32 C. Koloni di buat pada batang  pohon,ruas bamboo,lubang tanah, bebatuan dll sebagai tempat hidup dan berkembang biak. Suhu yang di sukai berkisar 18-24 C, dengan kelembaban  60-70%. Lingkungan yang di sukai adalah yang banyak tanaman penghasil bunga. Lebah klanceng mencari makan hingga radius 100- 500 meter.
Di alam ada beberapa jenis lebah yang bisa menghasilkan madu. Diantaranya adalah lebah klanceng dan yang bisa di budidayakan untuk bisa menghasilkan madu.
Berikut 5 cara budidaya lebah klanceng.
             1. Menetukan lokasi budidaya.
Tahapan awal dalam budidaya adalah menentukan lokasi. Lokasi memegang peranan penting untuk mendukung keberhasilan budidaya. Klanceng membutuhkuan lokasi budidaya yang sesuai habitatnya.
Dengan demikian maka ia akan memperbaiki dengan lingkungan serta menghasilkan madu yang banyak.
1.    Suhu di bawah 32 C.
2.    Rentang suhu biasanya antari 18 – 24 C.
3.    Kelembaban udara berada pada 60- 80  persen
4.    Karakteristik lebah ini tidak menyengat dan hidup berkoloni.
5.  Mereka biasa hidup di batang pohon,ruas bamboo, dan didalam tanah.
      2.Membuat sarang lebah klanceng.
Setelah menetukan kolasi budidaya    kemudian mulai membuat sarang lebah klanceng sebagai tempat hidupnya.
Cara membuat sarang lebah
·         Sarang lebah dibuat dari bahan alami seperti kendil,bamboo dan kayu papan.
·         Untuk papan buat kotak ukuran 20 x 30 cm.
·         Beri tutup yang bisa di buka dan di tutup untuk memudahkan dalam memanen.
·         Kemudian beri lubang kecil untuk keluar masuk lebah.
·         Tempatkan di tempat aman, teduh tidak kena hujan.
3.Membuat koloni dari sarang Buatan
Setelah sarang siap, selanjutnya mencari lebah klanceng agar mau                          menempati sarang yang telah  di buat.
Menempatkan ratu lebah dan beberapa prajurit untuk menarik perhatian lebah untuk bergabung. 
·         Tempatkan sarang dalam kotak koloni lebah klanceng.
·     Secara otomatis akan merangsang lebah untuk membuat koloni baru di dalam kandang 
        4.Perawatan dan pemliharaan .
Untuk perawatan dan pemeliharaan relatif tidak sulit,bahkan sangat sederhana.  Cukup menanam  tanaman yang banyak menghasilkan bunga.
Bunga ini nantinya akan digunakan sebagai makanan lebah, serta merupakan makanan untuk membentuk madu.
Semakin banyak tanaman bunga semakin banyak madu yang dihasilkan.
 5. Pemanenan madu klanceng.
Panen  dapat dilakukan ketika sudah terlihat ada bulir madu di dalam sarang. Pembentukan bulir madu sekitar 3-4 bulan.
Ada bebrapa hal yang perlu di perhatikan dalam pemanenan klanceng.
·         Pilih sarang yang sudah tampak  besar.
·         Sisir /kerik sarang lebah dengan hati-hati.
·         Tempatkan pada wadah besar.
·         Kemudian peras dan saring dengan kain untuk mendapatkan
hasil yang maksimal.  
·         Kemudian masukan dalam botol sesuai takaran dan tutup rapat.
·         Madu klanceng siap di jual.
Kwalitas madu klanceng lebih bagus di banding madu biasa  lainnya dan harganya juga lebih mahal            

Senin, 24 Februari 2020

Mengenal Hasil Hutan Bukan Kayu ( HHBK )


Indonesia dikenal sebagai Negara yang memiliki hutan terluas di dunia. Luas hutan Indonesia sekitar 141,8 Juta hektar. Data ini menyebutkan luas hutan Indonesia  menempati urutan ke – 9 terluas di dunia. Keanekaragaman hayati yang di kandung oleh hutan Indonesia sangatlah melimpah. Indonesia juga memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi, mulai dari potensi hutan yang bersifat kayu , maupun potensi hutan bukan kayu.
      Menurut Undang-undang No.41 tahun 1999,HHBK terdiri dari benda- benda hayati yang  berasal dari flora dan flauna yang hidup di hutan. Selain itu , HHBK juga meliputi jasa air, udara, dan manfaat tidak langsung dari hutan.
      Menurut Peraturan Menteri Kehutanan No.35 tahun 2007, HHBK  adalah hasil hutan baik nabati atau hewani serta produk turunan dan budidayanya, kecuali produk kayu yang bersal dari hutan.
Hutan merupakan salah satu sumberdaya alam yang memiliki nilai ekonomi, ekologi, dan social yang tinggi. Hutan alam tropika juga berfungsi sebagai paru-paru dunia dengan system penyangga kehidupan, sehingga kelestariannya harus di jaga dan dipertahankan dengan membangun hutan yang tepat.

MANFAAT dan KLASIFIKASI HASIL HUTAN BUKAN KAYU

Hasil hutan bukan kayu adalah hasil biologi selain kayu yang  diperoleh dari hutan. Segala sesuatu yang bersifat material dan di ambil dari hutan untuk di manfaatkan bagi kegiatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarak.
      Produk hutan bukan kayu memiliki potensi pengembangan dan pemanfaatan yang menjajikan. Salah satu contohnya adalah mengurangi penebangan pohon guna mengambil produk kayu kayu hutan. Adanya penurunan penebangan pohon, maka secara langsung maupun tidak langsung akan mengurangi jumlah emisi karbon.
      Hasil hutan bukan Kayu juga memberi kesempatan bagi masyarakat sekitar hutan untuk meningkatkan pendapatan, memperluas lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah dan pendapatan Negara, serta pemerataan pembanguan daerah melalui pemanfaatan HHBK.


PENGEMBANGAN HHBK
 ·     Pengembangan HHBK dibutuhkan agar manfaat terjadi secara nyata untuk kesejahteraan masyarakat   
 ·     Pengembangan HHBK tidak terbatas pada hutan dalam kawasan, tetapi mungkin pada HHBK yang berasal dari luar kawasan hutan yaitu dari Hutan Rakyat.
MANFAAT HHBK
          ·        Mengurangi ketergantungan pada hasil hutan kayu.
          ·        Meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan hutan.
          ·        Terciptanya lapangan kerja sector kehutanan Karen amembutuhkan sumber daya manusia untuk melakukan proses pemungutan, pengolahan, pemasaran, dan pembudidayaannya.
         ·         Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan hutan.                                ·        Meningkatkan devisa Negara sector kehutanan selain dari kayua dan jasa lingkungan.

     KEGUNAAN HHBK 
        ·          Secara garis besar, HHBK mempunyai kegunaan sebagai bahan baku pangan, minyak, gula, kareat, serat, parfum, kosmetik, dupa, obat, dan perkakas rumah tangga.

       ·            Bahan pangan dapat disubtitusi dari HHBK missal sagu, kolang-kaling, rebung bamboo, mbote, dan sukun
       ·            Bahan minyak dari biji kemiri, biji nyamplung, biji ketapang.
       ·            Bahan gula di buat dari nira, yang berasal dari pohon arean, lontar, dan nipah.
       ·            Bahan parfum di buat dari bahan baku gaharu.

    KESIMPULAN
       -         Pengembangan HHBK tidak menimbulkan kerusakan hutan.
       -     Dalam pengelolaan dan pemanfaatan produk HHBK sekitar hutan dan meminimalisir laju kerusakan hutan yang terus meningkat.